LHLN dari China, Taiwan, dan Thailand Terima Sertifikat Kompetensi Halal dari BNSP di Jakarta

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 9 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOPIKTOP.COM – Lima Lembaga Sertifikasi Halal Luar Negeri (LHLN) secara resmi mengunjungi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk bersilaturahmi dan menerima sertifikat kompetensi bidang halal, Jakarta (9/10/24).

Sebanyak 60 orang perwakilan dari lembaga-lembaga tersebut telah mengikuti uji kompetensi sesuai dengan standar halal Indonesia yang diselenggarakan oleh LSP Penyelenggara Produk Halal Indonesia (PPHI).

Kelima lembaga dari berbagai negara yang hadir dalam acara ini, di antaranya adalah Shandong Halal Certification (SHC) dan Al Baqarah dari China, THIDA dari Taiwan, serta Cicot dan KMF dari Thailand.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka didampingi oleh Ketua LSP PPHI, Drh. Wahyu Suhadji, serta para petinggi lembaga-lembaga halal di luar negeri seperti Salahuddin Ma, Vice President dari THIDA Taiwan, dan Ibrahim Liu, Direktur SHC China.

Dalam silahturahmi yang berlangsung tersebut, Syamsi Hari, Ketua BNSP secara langsung juga menyerahkan Sertifikat Kompetensi didampingi ketua LSP PPHI.

Dalam sambutannya Hari mengatakan bahwa adanya sertifikasi halal ini sebagai wujud dalam menerapkan aturan dari para penyelia halal dalam menentukan produk halal yang akan beredar, dikonsumsi atau digunakan oleh masyarakat muslim di negaranya masing-masing.

Kunjungan resmi ini berlangsung, sebagai bagian dari rangkaian program sertifikasi kompetensi halal internasional yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

Acara penyerahan sertifikat kompetensi ini dilaksanakan di kantor BNSP, Jakarta.

Sertifikasi kompetensi halal merupakan syarat utama yang harus dipenuhi oleh LHLN agar diakui oleh BPJPH, otoritas sertifikasi halal di Indonesia.

Sertifikat ini menjamin bahwa auditor dan penyelia halal di lembaga-lembaga tersebut memenuhi standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI).

Hal ini penting demi menjaga kualitas sertifikasi halal di tingkat global, sejalan dengan standar yang diterapkan di Indonesia.

Perwakilan dari lima lembaga ini terlebih dahulu mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan oleh LSP Penyelenggara Produk Halal Indonesia (PPHI) di negara masing-masing.

Setelah dinyatakan kompeten, mereka berkesempatan datang ke Indonesia untuk menerima sertifikat resmi.

Beberapa lembaga, seperti Cicot dan KMF, bahkan berencana mengirim lebih banyak peserta untuk mengikuti sertifikasi lanjutan.

Dengan sertifikasi ini, Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN) diharapkan dapat semakin memperkuat jaringan sertifikasi halal internasional, menjaga mutu produk halal, serta meningkatkan kepercayaan konsumen Muslim di seluruh dunia.

Berita Terkait

Jakarta Pulihkan Transportasi Publik dan Pastikan Pangan Tetap Aman
CCTV Ungkap Detik-Detik Remaja Jatuh Dari Lantai Atas Gedung Lotte Avenue Mega Kuningan
PROPAMI Care Tunjukkan Aksi Kemanusiaan Lewat Kunjungan ke Panti
Ini Duduk Perkara Anak Bos Toko Roti hingga Berurusan dengan Hukum, Ditangkap Polisi di Sukabumi
Mangkir dari Panggilan Polisi, 2 Saksi dari Bank BNI Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik agar Dipanggil Paksa
Usai Periksa Remaja Pelaku Pembunuhan Ayah dan Neneknya di Jaksel, Polisi Ungkap Hasil Tes Urine
RUA RUALB PROPAMI 2024: DPW Setuju Perubahan AD Terkait KADIN, Evaluasi Kinerja Pengurus Diterima
Terbakar Api Cemburu, Seorang Sùami Tusuk Teman Laki-laki Istri Siri hingga Tewas di Rumah Kontrakan

Berita Terkait

Senin, 1 September 2025 - 15:15 WIB

Jakarta Pulihkan Transportasi Publik dan Pastikan Pangan Tetap Aman

Sabtu, 24 Mei 2025 - 08:35 WIB

CCTV Ungkap Detik-Detik Remaja Jatuh Dari Lantai Atas Gedung Lotte Avenue Mega Kuningan

Senin, 19 Mei 2025 - 16:16 WIB

PROPAMI Care Tunjukkan Aksi Kemanusiaan Lewat Kunjungan ke Panti

Selasa, 17 Desember 2024 - 07:37 WIB

Ini Duduk Perkara Anak Bos Toko Roti hingga Berurusan dengan Hukum, Ditangkap Polisi di Sukabumi

Senin, 9 Desember 2024 - 08:52 WIB

Mangkir dari Panggilan Polisi, 2 Saksi dari Bank BNI Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik agar Dipanggil Paksa

Berita Terbaru