TOPIKTOP.COM – Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka silaturahmi dengan seribu kiai kampung di Pondok Pesantren Ibnu Sina, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (10/1/2024).
Pertemuan itu sekaligus menegaskan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto-Gibran.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
KPK Buka Kemungkinan Panggil Istri Menteri UMKM Terkait Perjalanan ke Eropa
Isu Kemiskinan dan Siber Dominasi Sidang Pleno KTT ASEAN ke-46
CCTV Ungkap Detik-Detik Remaja Jatuh Dari Lantai Atas Gedung Lotte Avenue Mega Kuningan

SCROLL TO RESUME CONTENT
Silaturahmi bertajuk Halaqoh Kebangsaan Kiai Kampung Bersama Gibran Rakabuming Raka.
Pengasuh Ponpes Ibnu Sina Masykur Ali memperkirakan acara ini dihadiri lebih dari seribu kiai.
“Ketika Banyuwangi terang, maka seluruh Jawa terang. Artinya apa? Kalau Prabowo-Gibran menang di Banyuwangi, maka seluruh Indonesia pasti menang,” kata Kiai Masykur.
Baca Juga:
Diplomasi Ekonomi Indonesia – Australia, Evaluasi 5 Tahunan CEPA dan Isu Mineral Kritis
Indonesia Berpotensi Selamatkan Jutaan Nyawa, Biofarma dan Gates Foundation Kembangkan Vaksin TBC
“Prabowo-Gibran pasti menang. Menang sekali putaran. Prabowo-Gibran pasti menang,” teriak Kiai Masykur disambut tepuk tangan kiai dan masyarakat yang hadir.
Kiai Masykur mengatakan, kalau Prabowo-Gibran menang sekali putaran, bisa menghemat anggaran negara lebih dari Rp27 triliun.
Kiai juga menyampaikan, pasangan Prabowo-Gibran memiliki program yang berpihak pada kepentingan pesantren.
“Kalau Mas Gibran jadi Wapres, beliau akan melaksanakan amanat undang-undang yaitu Dana Abadi Pesantren,” ujar Kiai disambut tepuk tangan.
Baca Juga:
Bangun Kepercayaan Publik dan Jaga Stabilitas Politik Jadi Tantangan bagi Pemerintahan Prabowo
Sejumlah Konglomerat Korea Selatan yang Meraup Keuntungan dari Indonesia, Ini Daftar Lengkapnya
Tim Gabungan Tangkap Seekor Buaya dari Sungai Sangatta, Diduga Memangsa Bocah Usia 10 Tahun
Gibran mengucapkan terima kasih sudah diterima silaturahmi dengan para kiai. Dia juga memohon maaf karena para kiai sudah menunggu berjam-jam.
Gibran meminta keluarga pesantren bisa mengawal realisasi program Dana Abadi Pesantren.
Dia mengatakan, program itu salah satu upaya pemerintah untuk menuju era Indonesia Emas.
“Untuk menuju Indonesia Emas, harus disiapkan generasi emas. Para santri tidak boleh dilupakan,” katanya.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Pasangan Prabowo-Gibran juga ingin santri bisa menjawab tantangan zaman.
Santri sudah otomatis bisa mengaji dan berdakwah, tapi itu bagi Gibran tidak cukup.
“Kita ingin santri ahli di bidang AI. Santri yang mengerti IoT, perbankan syariah, ekonomi syariah.”
“Santri bisa memahami smart farming, santri yang menguasai bidang yang industri butuhkan,” ujar Gibran.***














