TOPIKTOP.COM – Peristiwa satu keluarga bunuh diri dengan melompat dari lantai 22 Apartemen Teluk Intan Tower Topas terjadi di Kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.
Empat orang yang merupakan satu keluarga itu tewas usai melompat dari lantai 22 Apartemen Teluk Intan Tower Topas Penjaringan Jakarta Utara pada Sabtu sore.
Korban diduga melompat dari rooftop, keempat korban itu adalah pria EA (50).
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
KPK Buka Kemungkinan Panggil Istri Menteri UMKM Terkait Perjalanan ke Eropa
Isu Kemiskinan dan Siber Dominasi Sidang Pleno KTT ASEAN ke-46
CCTV Ungkap Detik-Detik Remaja Jatuh Dari Lantai Atas Gedung Lotte Avenue Mega Kuningan

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perempuan berinisial AIL dan dua anak remaja laki-laki berinisial JWA (13) dan remaja wanita berinisial JL (16).
Keempat jasad korban ditemukan petugas keamanan yang berjaga di lobi apartemen.
Polisi masih terus mendalami masalah ini, termasuk kabar terkait kesulitan ekonomi dan terlilit hutang di pinjaman online (Pinjol).
Baca Juga:
Diplomasi Ekonomi Indonesia – Australia, Evaluasi 5 Tahunan CEPA dan Isu Mineral Kritis
Indonesia Berpotensi Selamatkan Jutaan Nyawa, Biofarma dan Gates Foundation Kembangkan Vaksin TBC
Baca artikel lainnya di sini : Menuju Pesisir Barat Daya Jalur Gaza, Bantuan Kemanusiaan Pertama Bergerak Tinggalkan Siprus
Sementara itu, tetangga menduga satu keluarga itu mengalami tekanan atau masalah ekonomi.
Salah satu tetangga yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan keluarga itu kerap meminjam uang beberapa hari terakhir.
Lihat juga konten video, di sini: Raja Yordania Abdullah II Beri Ucapan Selamat Ratu Reina Doakan yang Terbaik untuk Prabowo Subianto
Baca Juga:
Bangun Kepercayaan Publik dan Jaga Stabilitas Politik Jadi Tantangan bagi Pemerintahan Prabowo
Sejumlah Konglomerat Korea Selatan yang Meraup Keuntungan dari Indonesia, Ini Daftar Lengkapnya
Tim Gabungan Tangkap Seekor Buaya dari Sungai Sangatta, Diduga Memangsa Bocah Usia 10 Tahun
“Terakhir-terakhir juga sering pinjam (uang) tapi kemampuan terbatas, pinjam, dicuekin, kalau ada uang ya dikasih.”
“Tapi (saya lihat) terdesak sekali,” ungkap seorang tetangga korban, sebagaimana dilansir Tribrata News.
Kapolsek Penjaringan Kompol Agus Ady Wijaya kepada wartawan, Minggu, (10/3/2024) menyatakan masih menyelidiki motif tersebut
Pihak kepolisian menyatakan belum dapat memastikan motif tewasnya satu keluarga akibat bunuh diri tersebut.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Termasuk belum dapat memastikan apakah ada motif ekonomi atau pinjol di balik peristiwa ini.
“Saat ini masih didalami (Motifnya). Belum sampai pada kesimpulan ya,” ujarnya.***
Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita ekonomi & bisnis Harianindonesia.com
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Fokussiber.com dan Bisnispost.com
Untuk kebutuhan publikasi press release di portal berita ini, atau serentak di puluhan media online lainnya, dapat menghubungi (WhatsApp) Jasasiaranpers.com:
08531 555 7788, 08781 555 7788, 08191 555 7788, 0811 115 7788.














