Harga Minyak Mentah Dunia Terdongkrak Serangan Iran ke Israel, Bagaimana dengan Harga BBM Domestik?

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 14 April 2024 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Minyak Mentah Dunia Terdongkrak Serangan Iran ke Israel. (Pixabay.com/TheDigitalArtist)

Harga Minyak Mentah Dunia Terdongkrak Serangan Iran ke Israel. (Pixabay.com/TheDigitalArtist)

TOPIKTOP.COM – Pascaserangan Iran ke Israel pada Sabtu (13/4/2024) dikhawatirkan akan menyebabkan meroketnya harga minyak mentah dunia.

Harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) berpotensi menyentuh angka 100 dolar AS per barel sebagai dampak dari konflik antara Iran dan Israel.

Sebelum konflik antarnegara Timur Tengah itu pecah, harga minyak mentah sudah meningkat 5 dolar AS per barel per bulan sejak Februari 2024.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan juga menyebutkan kecenderungan harga minyak mentah dunia naik.

Hal tersebut tentu mempengaruhi harga minyak mentah Indonesia, pertanyaannya: Bagaimana dengan harga BBM domestik?

“Kecenderungan harga minyak mentah naik, namun kami tetap memastikan pasokan BBM nasional dalam kondisi aman.

Baca artikel lainnya di sini : Sri Mulyani Bahas Ekonomi Global dan Geopolitik Sambil Makan Nastar dan Cemilan Lebaran Bersama Anak Buah

“Kami juga komitmen menjaga harga BBM domestik tetap stabil agar tidak berdampak pada inflasi dan daya beli masyarakat,” ujar Riva di Jakarta, Senin (15/4/2024).

Pertamina telah mengambil kebijakan menahan tarif BBM sekali pun biaya produksi mengalami peningkatan.

Baca artikel lainnya di sini : PM Israel Benjamin Netanyahu Berì Ancaman akan Bahayakan Siapapun yang Membahayakan Negaranya

Hal ini merupakan arahan dari pemerintah untuk menahan harga BBM hingga paruh pertama 2024.

“Sebagai perusahaan negara, kami mendukung upaya pemerintah menjaga perekonomian nasional lebih stabil dan kondusif,” kata dia.

Riva menegaskan pihaknya menjamin kestabilan stok BBM, terutama pada Hari Raya Idul Fitri 2024.

Di mana peningkatan konsumsi BBM menjadi sebuah keniscayaan akibat adanya arus mudik dan arus balik.

Dia mengatakan pasokan BBM tersedia jauh lebih tinggi untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama arus mudik maupun arus balik Lebaran 2024.

Misalnya untuk ketahanan stok Pertalite di level 20 hari, Pertamax 41 hari, Pertamax Turbo 58 Hari, Solar dan Biosolar 22 hari, Pertamina Dex 70 hari, serta avtur 41 hari.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Penambahan stok selama masa Satgas RAFI telah disiapkan sejak Satgas Natal dan Tahun Baru untuk memastikan kebutuhan nasional terpenuhi dengan baik,” ujar Riva Siahaan.***

Artikel di atas, sudah dìterbitkan di portal berita nasional Infoseru.com

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Apakabarindonesia.com  dan Infofinansial.com     

Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Berita Terkait

Presiden Jokowi Jelaskan Soal Rencana Pertamina akan Akuisisi Produsen Gula dan Etanol Asal Brasil
LSP Perikanan Hias Indonesia Terima SK Lisensi dari BNSP: Siap Tingkatkan Daya Saing di Pasar Global
OJK Gelar Prakonvensi RSKKNI Pembiayaan: Meningkatkan Kualitas SDM dengan Standar Kompetensi
Wajibkan Warga untuk Gunakan KTP Saat Pembelian LPG 3 Kg, PT Pertamina Patra Niaga Ungkap Alasannya
PT Sukses Mantap Sejahtera, PT Gunung Madu Plantations, dan PT Pemukasakti Manis Indah Belum Impor Gula
Indonesia dan Rusia Bahas Langkah Strategis Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan, Investasi, dan Industri
Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global, Salah Satunya Eskalasi Tensi Geopolitik di Berbagai Kawasan
Tanggapi Inflasi Pangan di April 2024, Bapanas: Kolaborasi Mampu Redam Laju Inflasi Terutama Sektor Pangan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 11 Juni 2024 - 10:28 WIB

Presiden Jokowi Jelaskan Soal Rencana Pertamina akan Akuisisi Produsen Gula dan Etanol Asal Brasil

Jumat, 31 Mei 2024 - 04:08 WIB

OJK Gelar Prakonvensi RSKKNI Pembiayaan: Meningkatkan Kualitas SDM dengan Standar Kompetensi

Kamis, 30 Mei 2024 - 13:03 WIB

Wajibkan Warga untuk Gunakan KTP Saat Pembelian LPG 3 Kg, PT Pertamina Patra Niaga Ungkap Alasannya

Selasa, 28 Mei 2024 - 10:45 WIB

PT Sukses Mantap Sejahtera, PT Gunung Madu Plantations, dan PT Pemukasakti Manis Indah Belum Impor Gula

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:47 WIB

Indonesia dan Rusia Bahas Langkah Strategis Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan, Investasi, dan Industri

Rabu, 8 Mei 2024 - 13:16 WIB

Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global, Salah Satunya Eskalasi Tensi Geopolitik di Berbagai Kawasan

Sabtu, 4 Mei 2024 - 10:36 WIB

Tanggapi Inflasi Pangan di April 2024, Bapanas: Kolaborasi Mampu Redam Laju Inflasi Terutama Sektor Pangan

Kamis, 25 April 2024 - 15:38 WIB

Gubernur BI Perry Warjiyo Beri Penjelasan Soal Transaksi Perbankan Digital Naik Capai Rp15.881,53 T

Berita Terbaru