TOPIKTOP.COM – Survey dan Polling Indonesia (SPIN) merilis hasil survey teranyarnya berkaitan dengan Elektabilitas 3 kandidat Calon Presiden terkemuka saat ini.
Diantaranya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Hasilnya, Prabowo Subianto, masih menduduki peringkat satu teratas ketimbang Ganjar dan Anies apabila pemilihan Presiden dilakukan pada hari ini.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
KPK Buka Kemungkinan Panggil Istri Menteri UMKM Terkait Perjalanan ke Eropa
Isu Kemiskinan dan Siber Dominasi Sidang Pleno KTT ASEAN ke-46
CCTV Ungkap Detik-Detik Remaja Jatuh Dari Lantai Atas Gedung Lotte Avenue Mega Kuningan

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pak Prabowo tetap menduduki peringkat pertama dengan 39,9%, disusul Ganjar Pranowo 31,1% lalu Anies Baswedan 21,7%.”
“Dan yang belum punya pilihan 7,3% atau undecided voters.” papar Direktur SPIN, Igor Dirgantara
Baca artikel lainnya di sini: Elektabilitas Prabowo Subianto Terkuat, Capai Hampir Sebesar 40 Persen di Survei Poltracking Indonesia
Baca Juga:
Diplomasi Ekonomi Indonesia – Australia, Evaluasi 5 Tahunan CEPA dan Isu Mineral Kritis
Indonesia Berpotensi Selamatkan Jutaan Nyawa, Biofarma dan Gates Foundation Kembangkan Vaksin TBC
Berdasarkan hasil analisa SPIN terdapat 4 faktor yang menyebabkan Elektabilitas Prabowo Subianto terus merangkak naik.
“Pertama, adanya Jokowi Effect dan SBY effect terhadap Prabowo sebagai Capres 2024. Kedua, blunder yang dilakukan oleh Ganjar.”
“Ketiga, blunder PDIP yang melakukan kritikan terhadap proyek food estate Menhan dan terakhir blundernya Ketum Partai Hanura yang menyatakan bahwa Presiden harus punya istri.” jelas Igor Dirgantara.
Survei SPIN dilakukan pada 29 September – 7 Oktober 2023 terhadap 1230 responden yang tersebar secara proporsional di 34 Provinsi di Seluruh Indonesia.
Baca Juga:
Bangun Kepercayaan Publik dan Jaga Stabilitas Politik Jadi Tantangan bagi Pemerintahan Prabowo
Sejumlah Konglomerat Korea Selatan yang Meraup Keuntungan dari Indonesia, Ini Daftar Lengkapnya
Tim Gabungan Tangkap Seekor Buaya dari Sungai Sangatta, Diduga Memangsa Bocah Usia 10 Tahun
Adapun, Metode Pengambilan Data menggunakan Multistage Random Sampling dengan Margin of Error kurang lebih 2,8% dan pada tingkat kepercayaan sebesar 95%.***











