TOPIKTOP.COM – Yayan, salah seorang relawan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkapkan kesannya mendapatkan peci hitam yang diberikan langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Ia mengatakan peci itu adalah hadiah untuk istrinya, Yayan mendapat peci dari Prabowo saat menghadiri tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-25 PKB di Stadion Manahan, Solo, Minggu 23 Juli 2023.
Padahal, Yayan hanya “nyeletuk” untuk diberikan peci oleh Prabowo dan tak menyangka Prabowo akan memberikan peci yang sedang dipakainya.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Usai Pidato di MPR, Prabowo Dihadapi Kasus Anggota Gerindra Tersangka KPK
Indonesia Berpotensi Selamatkan Jutaan Nyawa, Biofarma dan Gates Foundation Kembangkan Vaksin TBC
Bangun Kepercayaan Publik dan Jaga Stabilitas Politik Jadi Tantangan bagi Pemerintahan Prabowo

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Istri saya pemilih Pak Prabowo. Saya pastikan, (peci) ini hadiah untuk istri saya yang sedang hamil,” ungkapnya.
Baca artikel menarik lainnya, di sini: Sempat Sama-sama Dirikan Gerindra, Muchdi Purwoprandjono Ungkap Kisah Relasinya dengan Prabowo Subianto
Wajah Yayan yang sumringah sambil memegang peci Prabowo di atas kepalanya.
Baca Juga:
Sejumlah Konglomerat Korea Selatan yang Meraup Keuntungan dari Indonesia, Ini Daftar Lengkapnya
Termasuk Hilmi Panigoro, Prabowo Subianto Kenalkan Konglomerat kepada Investor Global Ray Dalio
Selain itu, dia mengungkapkan peci hitam Prabowo tersebut akan menjadi cinderemata yang sangat berharga jika Prabowo nantinya benar-benar menjadi presiden terpilih pada 2024.
“Saya nggak tahu sejarah peci ini sudah berapa kali dipakai beliau salat, dipakai pertemuan-pertemuan dengan banyak tokoh negara dan penting lainnya,” kata Yayan.
“Saya memang nggak foto bareng pak Prabowo, tapi saya dapat pecinya,” sambung Yayan.
Sebelumnya, Prabowo memberikan peci hitam yang dikenakannya tersebut kepada Yayan.
Baca Juga:
Ucapkan Selamat kepada Donald Trump, Prabowo: Indonesia Berkomitmen Bekerja Sama Erat dengan AS
Usai mengikuti Harlah ke-25 PKB bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah tokoh nasional sekaligus ketua umum partai politik.***










