TOPIKPOST.COM – Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Saat deklarasi dukungan PBB kepada Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra itu menyatakan Gus Muhaimin untuk tidak ke mana-mana.
Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid ata Gus Jazil menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tersebut.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Usai Pidato di MPR, Prabowo Dihadapi Kasus Anggota Gerindra Tersangka KPK
KPK Buka Kemungkinan Panggil Istri Menteri UMKM Terkait Perjalanan ke Eropa
Isu Kemiskinan dan Siber Dominasi Sidang Pleno KTT ASEAN ke-46

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Prabowo bilang jangan kemana-mana Gus. Itu artinya diketahui bahwa Cak Imin akan ke mana-mana.”
Baca artikel lainnya di sini: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto Sebut Merasa Nyaman Berada di Tengah-tengah PBB dan PKB
“Ya kan begitu logikanya. Kalau dicurigai akan ke mana-mana,” kata Gus Jazil di Jakarta, Selasa, 1 Agustus 2023
.
Gus Jazil menyatakan saat ini posisi dan sikap PKB sudah jelas, yakni berkoalisi dengan Partai Gerindra.
Baca Juga:
CCTV Ungkap Detik-Detik Remaja Jatuh Dari Lantai Atas Gedung Lotte Avenue Mega Kuningan
Diplomasi Ekonomi Indonesia – Australia, Evaluasi 5 Tahunan CEPA dan Isu Mineral Kritis
Ditambah satu partai lagi Partai Bulan Bintang (PBB) yang baru saja mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai bakal capres.
“Yang jelas, PKB masuk kategori partai yang setia. Kalau saya, kalau yang di sana juga dia setia,” ujar Gus Jazil.
Namun demikian Gus Jazil memberikan kode “sebelas-dua belas” kepada partai politik koalisi Pemilu 2024 terkait bakal calon presiden dan calon wakil presiden.
“Lu (kamu) sebelas, aku dua belas, lu enggak jelas, gua (aku) lepas,” kata Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid di Jakarta.
Baca Juga:
Indonesia Berpotensi Selamatkan Jutaan Nyawa, Biofarma dan Gates Foundation Kembangkan Vaksin TBC
Bangun Kepercayaan Publik dan Jaga Stabilitas Politik Jadi Tantangan bagi Pemerintahan Prabowo
Sejumlah Konglomerat Korea Selatan yang Meraup Keuntungan dari Indonesia, Ini Daftar Lengkapnya
Penegasan itu disampaikan Gus Jazil saat menjadi narasumber pada kegiatan Talk Show PKB Mendengar dengan tema “Gus Muhaimin pilih siapa?”
Talk Show PKB Mendengar menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya:
1. Arya Fernandes dari The Center for Strategic and International Studies (CSIS)
2. Djayadi Hanan dari Lembaga Survei Indonesia (LSI)
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
3. Eep Saefulloh Fatah dari PolMark Indonesia.
3. Rustika Herlambang dari Indonesia Indicator.
4. Adi Prayitno dari Parameter Politik.***













