Casio Luncurkan Seri MR-G yang Terinspirasi Fenomena “Brinicle” di Laut Kutub

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 27 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Varian Diver’s Watch MR-G FROGMAN Edisi 30 Tahun dengan Ketahanan Air hingga Kedalaman 200 Meter Sesuai Standar ISO

TOKYO, 27 Mei 2026 /PRNewswire/ — Casio Computer Co., Ltd. meluncurkan seri MR-G terbaru yang melengkapi lini unggulan G-SHOCK sebagai jam tangan tahan benturan. Sebagai model teranyar, MRG-BF1000EB terinspirasi fenomena alam langka yang dijuluki brinicle, yakni formasi es seperti kolom yang terbentuk di bawah permukaan laut kutub akibat aliran air garam yang sangat dingin.

MRG-BF1000EB
MRG-BF1000EB

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seri MR-G FROGMAN dikenal sebagai jam tangan tangguh untuk aktivitas menyelam (diver’s watches). Lebih lagi, seri jam tangan ini memadukan teknologi canggih dan teknik kreasi premium khas Jepang sehingga menghadirkan performa tinggi sesuai kebutuhan penyelam profesional.

MRG-BF1000EB mengusung tema desain brinicle atau brine icicle (es garam), fenomena alam langka berupa kolom es yang tumbuh di bawah permukaan laut bersuhu sangat dingin di wilayah kutub.

Komponen bezel jam tangan ini terbuat dari bahan COBARION, campuran logam yang empat kali lebih keras dari titanium murni. Komponen tersebut lalu diproses melalui teknik pemotongan manual di bawah pengawasan ahli pemotongan dan pemolesan asal Jepang, Kazuhito Komatsu. Pola spiral pada permukaan bezel diperkuat lapisan blue arc ion plating (AIP) tahan goresan yang menciptakan tampilan menyerupai pusaran brinicle di laut kutub.

Dua sekrup di bagian depan jam, ciri khas desain asimetris FROGMAN, dihiasi safir biru buatan laboratorium dengan 57 faset berbentuk bulat untuk menghadirkan kesan mewah.

Bagian belakang casing menampilkan karakter katak penyelam khas FROGMAN, serta tulisan "MR-G 30TH" yang memperingati hari jadi seri MR-G ke-30. Setiap unit juga memiliki nomor seri khusus, karena jam tangan ini diproduksi terbatas hanya 800 unit di seluruh dunia.

Jam tangan ini dilengkapi dua pilihan tali yang dapat diganti sesuai kebutuhan pengguna. Pilihan tersebut meliputi Dura-Soft Band yang tahan perubahan warna, kotoran, dan penuaan material, serta gelang titanium dengan tampilan metalik premium. Seluruh paket, termasuk jam tangan, tali tambahan, dan alat pemasangan tali, dikemas dalam kotak eksklusif hasil kolaborasi dengan merek koper premium asal Jepang, Proteca, guna menegaskan statusnya sebagai edisi eksklusif.

MRG-BF1000EB
MRG-BF1000EB

Berita Terkait

West The Sale Kembali Hadir, Sambut Libur Hari Nasional Singapura, Tawarkan Diskon hingga 90% di IMM dan Westgate
GUGATAN PERWAKILAN KELOMPOK TERKAIT SEKURITAS TRQ DI KANADA — PEMBERITAHUAN TENTANG USULAN PENYELESAIAN
BAW Resmi Masuk ke Pasar Mobil Setir Kanan Indonesia di GIIAS 2026
Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen
EVALUE, Operator SPKLU Terbesar di Taiwan, Ekspansi ke Indonesia dan Resmikan Kantor di Jakarta
HNS 2026 | Huawei Luncurkan Solusi Xinghe AI Campus Terbaru untuk Afrika Bagian Selatan
Waaree Renewable Technologies Limited Tandatangani Perjanjian ECI Untuk Memasuki Pasar Energi Terbarukan di Australia dan Selandia Baru
Pertanian Modern Bertransformasi Menjadi Industri Berteknologi Tinggi: Chairman, Wens Foodstuff Group

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:18 WIB

West The Sale Kembali Hadir, Sambut Libur Hari Nasional Singapura, Tawarkan Diskon hingga 90% di IMM dan Westgate

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:21 WIB

GUGATAN PERWAKILAN KELOMPOK TERKAIT SEKURITAS TRQ DI KANADA — PEMBERITAHUAN TENTANG USULAN PENYELESAIAN

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:00 WIB

BAW Resmi Masuk ke Pasar Mobil Setir Kanan Indonesia di GIIAS 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:08 WIB

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen

Rabu, 29 Juli 2026 - 03:00 WIB

EVALUE, Operator SPKLU Terbesar di Taiwan, Ekspansi ke Indonesia dan Resmikan Kantor di Jakarta

Berita Terbaru

Pers Rilis

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen

Rabu, 29 Jul 2026 - 04:08 WIB